Batik ini merupakan wujud ekspresi masyarakat pesisir Pati. Sehingga corak motifnya memperlihatkan karakter masyarakat. Tergolong ada 2 jenis motif batik bakaran, yakni motif klassik dan motif terkini atau modern. Motif Klasik adalah batik yang motifnya abstrak dan berupa simbol-simbol yang mempunyai cerita unik dalam pembuatannya. Batik klassiknya bakaran adalah berwarna antara hitam, putih dan cokelat soga.
Yang kedua Motif Modern, yang ciri khasnya adalah motif aktual berupa bunga, ikan,air, pohon dsb, yang warnanya bervariasi yang merupakan hasil inovasi masyarakat. Yang menjadi khasnya lagi batik bakaran adalah motif “retak atau remek”. Batik ini teknik perajinannya adalah sangat tradisional sekali, diantara teknik dan prosesnya adalah nggirah, nyimplong, ngering, nerusi, nembok, medel, mbironi, nyogo, dan nglorod.
Sekarang ini Batik Bakaran sudah ada yang dipatenkan oleh Ditjen HAKI sebagi Motif Batik Milik Pati. Terhitung semuanya berjumlah 17 motif yang terpatenkan. Ke-17 motif itu semuanya adalah motif klasik.
Diantaranya adalah, motif blebak kopik, rawan, liris, kopi pecah, truntum, gringsing, sidomukti, sidorukun, dan limaran, dan lain sebagainya.